iklan_atas (1).jpg
Breaking News
  • Aktipkan Siskamling Cegah Kelompok Radikalisme
  • Hati – Hati, Ratusan Telur Busuk Beredar Di Pasar Bogor
  • PPDB 2017 Dimulai Minggu Depan, Diurutkan Mulai Dari PAUD
  • Kritik Walikota Bogor BEM Demo Ke Gedung Wakil Rakyat
  • Bus Wisatawan SMK Panca Karya Kecelakaan,Tiga Orang Tewas Dan Belasan Alami Luka
  • KPU Gelar Seminar Isu Isu Strategis: DPT Masih Jadi Masalah Dalam Pilkada Dan Pileg,
  • Bosel Ingin Mekar Dari Kab.Bogor, Isman Kadar Terpilih Jadi Ketua Presidium
  • Niat Di Gaet Hari Ortega Dalam Pilbup 2018, FF buat WF

Olah Pikiran : PENYEBAB KULIT SENSITIF DAN CARA MENGATASINYA

Article
Berita Terkait

FOKUSBOGOR.com, Apakah kulit Anda sensitif? Salah satu tanda kulit sensitif adalah kulit terasa gatal dan memerah, terutama pada bagian tangan ataupun kaki, karena sering memakai pakaian yang begitu ketat dan cuaca yang tidak menentu juga menimbulkan kulit sensitif.

Dikutip dari www.femina.co.id/articel/waspada-penyebab-kulit-sensitif- kulit sensitif menurut dr. Eddy Karta, spKK, adalah kondisi di mana kulit memberikan respon berlebih terhadap perubahan suhu atau bahan kosmetik tertentu yang mengganggu kesehatan kulit.

Dalam situs www.alodokter.com/mengenali-kulit-sensitif-dan-cara-menanganinya-dengan-tepat, mengatakan bahwa setiap orang memiliki pemicu reaksi kulit sensitif yang berbeda-beda, di antaranya bisa disebabkan oleh polusi udara dan suhu yang berganti-ganti. Kondisi tersebut dapat melemahkan daya tahan lapisan kulit terluar. Alhasil, kulit mengalami iritasi, terasa panas, dan bentol-bentol merah. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari suhu yang ekstrem.

Kulit sensitif mudah mengalami peradangan, kita harus menanganinya dengan baik dan tepat. Peradangan kronis bisa mengakibatkan kologen(…) sehingga dampak efek penuaan menjadi makin cepat.

Kulit sensitif dapat berubah dengan cepat, mulai dari gangguan yang dianggap ringan hingga akhirnya menjadi bersifat kronis. Jika mengalami iritasi yang makin parah, segera temui dokter.

Cara mengatasinya

Kulit sensitif cenderung dialami oleh kaum hawa, Nyimas Ayu misalnya. Wanita sekaligus mahasiswi ini mengaku mengalami kulit yang sensitif jika duduk di tempat yang sudah lama tidak dibersihkan atau memakai pakaian yang terlalu ketat, nanti akan mengakibatkan bentol merah yang melebar-lebar.

“Biasanya saya menyiram area yang gatal itu dengan air yang lebih dari hangat, mungkin bisa dibilang air panas, cuma tidak air mendidih. Air yang cukup panas saya basuh ke area yang gatal sampai kumannya pergi maka setelah saya siram secara tidak langsung gatal itu sedikit menghilang, namun masih ada bekasnya. Karena hanya menghilangkan kuman saja, lalu setelah itu minum obat dari klinik,” ujarnya.

Menurut dr. Bunga penyakit yang dialami saudari Nyimas itu sebenernya lebih kea rah alergi, ia memiliki bakat atau turunan alergi jadi kulit nya sensitif kalau kena zat tertentu, hal tersebut biasanya ada factor turunan dari keluarga. Alergi yang disebabkan berasal dari tungau, sejenis binatang yang biasa ada di kain/ seprai yang lama tidak diganti.

Debu membuat penyakit kambuh, tetapi lebih tetapnya dikarenakan dengan bakteri atau kuman yang tidak bisa dilihat oleh kasat mata yang menempel di karpet, di seprai, di tanah, dan juga di rumput yang membuat kulit menjadi bintik-bintik merah, gatal yang sangat dahsyat, dan juga perih ketika terlalu digaruk.

Sebaiknnya melakukan bersih-bersih setiap harinya untuk mencegah arelgi pada kulit karena setiap kuman atau bakteri yang tidak bisa kita lihat kasat mata akan menimbulkan bahaya yang tidak kita sangka-sangka.

Nama : Anti Syaima Bahfein

Kampus : Politeknik Negeri Jakarta’15

 

 

Pages: << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>


Komentar Kosong

Komentar Kosong Artikel Ini Belum Memiliki Komentar Satu pun

Silahan isi form komentar dibawah untuk meninggalkan komentar pada artikel ini