iklan_atas (1).jpg
Breaking News
  • Aktipkan Siskamling Cegah Kelompok Radikalisme
  • Hati – Hati, Ratusan Telur Busuk Beredar Di Pasar Bogor
  • PPDB 2017 Dimulai Minggu Depan, Diurutkan Mulai Dari PAUD
  • Kritik Walikota Bogor BEM Demo Ke Gedung Wakil Rakyat
  • Bus Wisatawan SMK Panca Karya Kecelakaan,Tiga Orang Tewas Dan Belasan Alami Luka
  • KPU Gelar Seminar Isu Isu Strategis: DPT Masih Jadi Masalah Dalam Pilkada Dan Pileg,
  • Bosel Ingin Mekar Dari Kab.Bogor, Isman Kadar Terpilih Jadi Ketua Presidium
  • Niat Di Gaet Hari Ortega Dalam Pilbup 2018, FF buat WF

RSUD Raih Penghargaan Hospital Award Excellence in Patient Care 2017

Article
Berita Terkait

Pewarta : Admint,-

Bogor, FOKUSBOGOR.com,-

Kegembiraan tak hanya dirasakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, yang berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam Laporan Penilaian Keuangan tahun anggaran 2016, sepekan sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah Kota (RSUD) Kota Bogor, juga berhasil mendapatkan Hospital Award Excellence in Patient Care 2017, tepatnya pada Jumat (9/6/2017) di Hotel Santika Kota Bogor.

Dirut RSUD Kota Bogor, dr Dewi Basmala, mengatakan, penghargaan hospital award ini berbicara tentang keberhasilan proses bisnis. Dalam mengelola RSUD Kota Bogor ia menyebut seperti mengelola bisnis yang beretika, jika bisnis murni hanya profit oriented dan rumah sakit berbeda karena ada fungsi sosial didalamnya.

"Aspek keberhasilan memberikan pelayanan yang optimal dengan dasar bisnis yang beretika, dimana mulai dari para dokter dan karyawan, kami berikan kenyamanan hingga akhirnya berimbas pada pelayanan bagi para pasien," kata dr. Dewi yang didampingi Kasubag hukum dan humas RSUD Kota Bogor, Okto Muhamad Ikhsan di ruang kerjanya.

Diakuinya, sebelumnya pihaknya tidak diberitahukan mengenai kriteria untuk penghargaan yang diprakarsai Pusat Rekor Indonesia, tetapi atas keyakinan penilaian yang dilakukan berdasarkan masukan, pengkajian dan melalui proses seleksi dan evaluasi sesuai standar TQM (Total Quality Management) sebagaimana yang tertulis dalam surat pemberitahuan.

Selain itu, keberhasilan RSUD Kota Bogor dalam mengelola Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang informasinya tersebar hingga nasional saat rumah sakit lain tidak berhasil kata Dewi menjadi aspek penilaian lainnya. Dengan usia yang baru menginjak 2,5 tahun RSUD Kota Bogor sudah dikenal secara nasional.

“Imbasnya kami menjadi rujukan RSUD dari wilayah lain untuk studi banding, jika dituruti semua, sedikit banyak akan berdampak pada pekerjaan kami dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Terakhir dari RSUD Subang dan Indramayu, yang waktu studi bandingnya kami gabungkan. Jadi kita harus pandai mengatur waktu studi banding dari wilayah lain,” jelasnya.

Kedepan dengan penghargaan yang diterima RSUD Kota Bogor menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran RSUD Kota Bogor untuk berbuat lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan kesehatan. 

Disamping penilaian, Dewi mengakui menjalankan strategi dengan penerapan 6 langkah kunci yang diantaranya komitmen, sadar biaya atau penghematan sehingga penggunaan biaya jadi lebih efisien dan efektif, clinical fat way yang berupa panduan para dokter dalam melakukan pelayanan tindakan ke pasien, menghitung unit cost dan optimalisasi instalasi JKN.

“Seperti opini WTP yang diraih Pemkot Bogor, penghargaan ini juga menjadi kado spesial bagi Hari Jadi Bogor (HJB) Ke-535,” pungkasnya.

Editor:firman

Poto:admint

 

Pages: << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>


Komentar Kosong

Komentar Kosong Artikel Ini Belum Memiliki Komentar Satu pun

Silahan isi form komentar dibawah untuk meninggalkan komentar pada artikel ini