iklan_atas (1).jpg
Breaking News
  • Sekdakot : Pemusnahan Barbuk Narkoba Bukti Muspida Kota Bogor Serius Tangani Bahaya Narkoba
  • Najamudin, Politisi Partai PKS Dalam Satu Hari Kunjungi Tiga Kelurahan
  • Dies-Natalis-Ipb-ke-54-Angkat-Tema-Pengarusutamaan-Pertanian
  • Rektor : IPB Satu Dari Seratus PT Terbaik Di Dunia versi QS World University
  • Menteri BUMN Banyak Perkotaan Tak Memikirkan Transportasi Publik
  • Peringati HUT RI Ke 72, Antam Santuni Dua Penderita Lumpuh Layu dan Hydrocephalus
  • Peringati Hari Pramuka : Wali Kota Sematkan Medali Secara Simbolis
  • Kejuaraan 234 Challenge Body Contes 2017 Mampu Menjaring Bibit Atlet Berprestasi

Manusia Milenium Dan Anak Punk "Diamankan" Tim Gabungan Pemkot Bogor

Article
Berita Terkait

Pewarta : Adhoel

Balaikota, FOKUSBOGOR.com,-

Dinilai banyak meresahkan warga tentang tindak tanduk penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS),  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor Langsung merazia.. Hasilnya, 9 orang yang terdiri dari anak punk, pengamen, dan "Manusia Milenium" diciduk di beberapa titik  jalan protokol Kota Bogor. Minggu sore (08/10/2017).

Pengamatan dilokasi, Tim gabungan Pemkot Bogor  menggunakan truk Satpol PP menyisir ke jalan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, tepatnya dekat pintu rel kereta api. Saling kejar-kejaran pun sempat terjadi antara Satpol PP dan anak punk, akhirnya 2 anak punk yang terjaring dibawa menggunakan truk satpol PP.

Tak sampai disitu, Wali Kota dan tim gabungan bergerak ke jalan Heulang, tepatnya di Taman Heulang, namun anak punk maupun pengemis tidak ditemukan.

Selanjutnya, meski turun hujan Wali Kota  dan tim gabungan kembali bergerak. Kali ini mereka menuju ke jalan Cidangiang dan sekitaran Terminal Barangsiang. Sesampainya dilokasi, Wali Kota menyisir jalan Cidangiang, kemudian ia memerintahkan Satpol PP untuk menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di jalur pedestrian.

Banyaknya aduan warga ke Pemkot Bogor  di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Cidangiang rawan tindakan kriminal (copet) Bima pun sempat menyisirnya dengan berjalan kaki.

"Ada warga yang selalu mengeluh karena diganggu oleh anak-anak punk di angkot, diganggu di tempat-tempat tertentu, bahkan dipalak, tapi ada juga yang tidak diganggu tapi menakutkan karena minuman keras dan lain-lain," terang Bima, kepada awak media.

Beberapa waktu yang lalu juga menjadi perhatian warga ketika ada laporan siswa Sekolah Dasar (SD) yang diperlakukan tidak layak oleh anak punk dan banyak laporan juga anak-anak punk ini membuat gangguan ketertiban.

"Sasaran kita adalah mengidentifikasi dimana saja titik-titiknya, kemudian mengidentifikasi dari mana asal mereka dan bukan hanya sekedar mengamankan, menciduk atau menertibkan tetapi juga membina. Jadi mereka ini jangan diperlakukan melalui cara kekerasan, karena ada batas antara nakal dan kriminal, kalau nakal kita dibina, kalau kriminal kita dipidana," jelasnya.

Selain 2 anak punk yang terciduk, 2 pengamen dan 5 "Manusia Milenium" juga terjaring tim gabungan. Mereka akhirnya dibawa ke Balaikota Bogor untuk dilakukan pendataan dan kemudian dibawa ke Dinsos Kota Bogor untuk dilakukan pembinaan

Editor:firman

Poto:adhoel

 

 

Pages: << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>


Komentar Kosong

Komentar Kosong Artikel Ini Belum Memiliki Komentar Satu pun

Silahan isi form komentar dibawah untuk meninggalkan komentar pada artikel ini

MDB Radio 100.50 MHz


Pencarian

background twitter.jpg
logpemkot.jpg

Galeri Teratas