iklan_atas (1).jpg
Breaking News
  • Sekdakot : Pemusnahan Barbuk Narkoba Bukti Muspida Kota Bogor Serius Tangani Bahaya Narkoba
  • Najamudin, Politisi Partai PKS Dalam Satu Hari Kunjungi Tiga Kelurahan
  • Dies-Natalis-Ipb-ke-54-Angkat-Tema-Pengarusutamaan-Pertanian
  • Rektor : IPB Satu Dari Seratus PT Terbaik Di Dunia versi QS World University
  • Menteri BUMN Banyak Perkotaan Tak Memikirkan Transportasi Publik
  • Peringati HUT RI Ke 72, Antam Santuni Dua Penderita Lumpuh Layu dan Hydrocephalus
  • Peringati Hari Pramuka : Wali Kota Sematkan Medali Secara Simbolis
  • Kejuaraan 234 Challenge Body Contes 2017 Mampu Menjaring Bibit Atlet Berprestasi

Ekspedisi Pasir Kaca Ala Bohis

Article
Berita Terkait

Pewarta : Edwin,-

Tamansari, FOKUSBOGOR.com,-

Sebuah ekspedisi tidak harus dilakukan pada tempat yang jauh maupun belum terjamah. Ekspedisi bisa juga dilakukan ke tempat yang memang telah di eksplorasi sebelumnya untuk dapat menemukan berbagai fakta baru. Komunitas Bogor Historia (Bohis) melakukan hal tersebut dengan melakukan Ekspedisi Pasir Kaca.

Sekertaris Bohis, Eko Hadi menuturkan pada perjalanan tersebut tempat yang akan dituju tim Bohis hanya mendapatkan temuan yang biasa saja. Dalam artian tempat yang diduga Pasir Kaca hanya ditemukan beberapa bekas ritual seperti dupa, telor, minyak yang tidak dibersihkan kembali.

“Hanya temuan biasa aja, kalo wilayah kurang begitu paham,” kata Eko, kepada awak media,  Kamis (12/09/2017)

Soal lokasi yang dikunjungi, Eko yang juga seorang jurnalis hanya menelusuri beberapa daerah yang menjadi area ekspedisi.

“Yang saya ingat Pasir Manggis, Calobak. Situs yang disebut sebagai Pasir Kaca dan Calobak sebenarnya sama bentuk dengan Cibalay. Sifat dan fungsi diduga sama, nah lokasi yang mirip makam itu diperkirakan panggung setinggi 30cm yang di tengahnya ada batu pipih,” terang Eko.

Sedangkan Ketua Tim Ekspedisi Iman Abdurahman menjelaskan perjalanan yang dilakukan juga sempat menelusuri Sungai Ciapus Kecil di Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, karena masih dalam area Situs Pasir Kaca.

“Kita ke lokasi area Pasir Kaca sambil bebersih, kotor dan ritual bekas perlengkapan ritual juga sampah juga kita bersihkan,” jelas Iman yang juga wartawan senior tersebut.

Rencananya, ekpedisi akan dilanjutkan tahap 2 dengan lokasi yang sama yaitu di area kawasan Gunung Salak.

“Untuk area kita masih dalam tahap pembahasan, kemungkinan jika tim sudah menentukan dalam pembahasan teknis nanti kita akan buka untuk umum juga,” tuturnya.

Namun Iman juga berpesan jika kedepan Bohis membuka ekspedisi untuk umum. Berbagai syarat pun harus dipenuhi oleh peserta tim, diantaranya fisik yang prima serta mental yang siap.

“Ya di alam bebas kita harus siap karena wilayah yang didatangi cukup lumayan menantang,” tandas Jurnalis MGS TV.

Ekpedisi Pasir Kaca yang dilakukan Bohis diikuti oleh sembilan orang diantaranya adalah Iman Abdurahman, Eko Hadi, Resha Z Bunai, Handy Purnama Mehonk, Adit, Robby Firliandoko, Rangga, M. Andi PFI, juga Rachmat Angga Syahputra.

Editor:firman

 

 

Pages: << First | < Prev | 1 | Next > | Last >>


Komentar Kosong

Komentar Kosong Artikel Ini Belum Memiliki Komentar Satu pun

Silahan isi form komentar dibawah untuk meninggalkan komentar pada artikel ini

MDB Radio 100.50 MHz


Pencarian

background twitter.jpg
background twitter.jpg

Galeri Teratas