Mentan Amran : Jangan Cerita Takut Di Depan Saya, Jagoan Itu Dilatih Di Ombak Besar

Mentan Amran  : Jangan Cerita Takut Di Depan Saya, Jagoan Itu Dilatih Di Ombak Besar

Jakarta – PPMKP :  Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amram Sulaiman hadir dalam Pemberian Penghargaan Nasional Bagi Pelaku Pembangunan Pertanian Tahun 2019 di Kantor Pusat Kementan Jakarta (17/8).  Berpenampilan sporty Ia langsung melakukan dialog dengan para petani penerima penghargaan.

Apresiasi diberikan Mentan Kepada Paryono (47) pemenang penghargaan dari Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah yang berhasil mengelola ternak sapi bermula dari delapan ekor tahun 2015 sekarang sudah mencapai lebih dari 100 ekor. Iapun berharap Kementan bisa mencetak lebih banyak lagi peternak berprestasi.

“ Anda Hebat, cetaklah, 1000 atau  1 juta yang seperti Dia, langsung 100 juta ekor target kita minimal sama dengan Australi 5 sampai 7 tahun kedepan, “ ujar Mentan.

Ia memberikan tips agar beternak sapi bisa lebih menguntungkan. Dengan cara usaha dari hulu sampai hilir.

“ Semua cerita tentang sapi jadikan uang. Dagingnya, kotorannya, kulitnya, kencingnya, rumput. Upayakan jual gelondongan bahkan kalau bisa jual kiloan langsung ke supermarket  dan jual juga dalam bentuk olahan seperti sate, dengan bertani cerdas seperti itu seekor sapi bisa jadi 500 juta sampai 1Milyar, “ bebernya.

Mentanpun tertawa senang saat berdialog dengan Surya (32) yang mendapat penghargaan untuk kategori Kelembagaan Ekonom Petani (KEP). Surya berkisah penghasilannya kini lebih besar tiga kali lipat dari penghasilan sebelumnya saat diirinya menjadi bankir.  Omset milyaran rupiah Ia dapat dari mengelola kebun Kakao miliknya dan milik kelompok seluas 40 ha di Tabanan Bali yang sudah merambah pasar ekspor.

“ Cetak 10,000 atau sejuta yang seperti ini maka akan merubah dunia, “ ujarnya dengan senyum mengembang.

Mentan mengajak petani untuk tidak takut mengembangkan usaha pertanian. Apalagi takut akan sesuatu yang tidak ada.

“ Jangan bercerita takut didepan saya, orang takut itu orang yang gagal, jadilah jagoan. Jagoan dilatih di ombak besar. Jangan takut pada sesuatu yang tidak ada, berhentilah takut, kecuali pada Allah,” tegasnya.

Sebelumnya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian,(BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyebutkan dalam pemberian penghargaan ini terdapat 30 petani berprestasi, terbagi dalam 7 kategori yaitu Petani Berprestasi, 5 orang,
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berprestasi, 5 unit, Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Berprestasi, 5 orang, Penyuluh Pertanian Teladan, 5 orang, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Berprestasi, 5 unit, Dosen Berprestasi, 3 orang, P4S Berprestasi, 2 orang.

Selain mendapatkan plakat, ungkap Dedi, penerima penghargaan juga mendapatkan tabungan. (RG/PPMKP)